Teknologi Smart Water dari Schneider Electric untuk Efisiensi Pengelolaan Air

Total populasi dunia diperkirakan akan tumbuh menjadi 9,7 miliar pada 2050. Pada saat yang sama, konsumsi air akan meningkat sebanyak 2,5 persen per tahun lebih cepat dari pertumbuhan populasi dunia.

Kondisi tersebut menuntut pengelolaan air yang efisien dan andal perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan air bersih bagi seluruh makhluk bumi.

Baca juga: Pentingnya Digitalisasi Pengelolaan Energi bagi Industri Kecil Menengah

Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Hedi Santoso mengatakan, industri sektor air dan air limbah perlu mencari solusi berkelanjutan dalam pengelolaan siklus air.

“Terutama yang memfokuskan pada optimalisasi efisiensi energi, peningkatan sirkularitas dengan membangun kolaborasi dengan sektor lain dan memberikan insentif untuk dekarbonisasi, serta terlibat secara mendalam dengan komunitas masyarakat,” ujar Hedi.

Sejak 2015, World Economic Forum di Davos telah menegaskan krisis air sebagai risiko utama dunia yang harus diutamakan. Perusahaan pengelolaan air pun dituntut untuk terus berinvestasi dalam teknologi dan proses pengolahan terbaru.

“Sektor air dan air limbah menjadi garda terdepan dalam pengolahan dan penyediaan air bersih dengan pemanfaatan teknologi yang dapat mengurangi biaya operasional, menyediakan kemampuan analisis prediktif, dan mendukung pengambilan keputusan secara real time,” jelas Hedi.

Di sinilah teknologi smart water berperan. Ini bukan hal baru, tetapi dalam beberapa tahun terakhir konsep ini telah menjadi fokus global. Bagaimana teknologi digital dan automasi berfokus pada pengumpulan dan interpretasi data untuk melakukan semua proses yang membentuk siklus air.

Baca juga: Solusi Schneider Electric untuk Tingkatkan Produktivitas Industri Manufaktur

Teknologi smart water sendiri dikembangkan oleh Schneider Electric. Sebagai perusahaan global yang berfokus dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan automasi, Schneider Electric mengadopsi pendekatan kolaboratif untuk solusi pengelolaan berbasis lingkungan dan layanan yang dapat digunakan oleh perusahaan di berbagai sektor dalam setiap fase perjalanan menuju keberlanjutan.

Lebih lanjut, Schneider Electric juga menjawab seruan untuk melakukan aksi yang dikampanyekan pada peringatan Hari Air Sedunia yang dirayakan pada 22 Maret setiap tahun dengan terus mengembangkan arsitektur EcoStruxure for Water and Wastewater.

Adapun arsitektur EcoStruxure for Water and Wastewater mencakup:

  • EcoStruxure Asset Advisor dan EcoStruxure Power Advisor, yakni layanan monitoring proaktif 24/7 berbasis analitik untuk kinerja perangkat-perangkat kritikal dan pengelolaan energi.
  • EcoStruxure Maintenance Advisor yang memungkinkan pengoptimalan pemeliharaan sistem untuk mengontrol pasokan dan distribusi air dengan memonitor kesehatan perangkat secara real-time dan memberikan rekomendasi tindakan korektif.
  • EcoStruxure Resource Advisor untuk menyediakan visibilitas secara real-time terhadap konsumsi sumber daya, seperti air, energi, limbah, rantai suplai , dan lainnya dalam kegiatan operasional.
  • EcoStruxure Augmented Operator Advisor yang berfungsi untuk diagnosis performa perangkat secara instan dan melakukan perawatan tanpa adanya kontak fisik, meningkatkan efisiensi, mengurangi downtime, dan mengurangi biaya operasional.
  • EcoStruxure Secure Connect Advisor untuk menjaga kecepatan respons tim maintenance dan quality control melakukan trouble shooting terhadap masalah yang terjadi di lapangan atau pabrik dan memantau parameter kinerja di sistem pengolahan dan distribusi air.

Arsitektur EcoStruxure for Water and Wastewater pun telah banyak dimanfaatkan pada proyek-proyek pengelolaan air dan air limbah di seluruh dunia, seperti Anglian Water di Inggris, Shuqaiq 3 di Arab Saudi, pabrik pengolahan air limbah di California, dan Herning Water di Denmark.

Solusi tersebut telah terbukti dapat mengurangi konsumsi energi hingga 30 persen, meningkatkan efisiensi operasional pada instalasi pengolahan air dan jaringan distribusi air hingga 25 persen, dan mengurangi total biaya kepemilikan (TCO) aset hingga 20 persen.

Published by The Minimalist Husband

A lovely husband who loves to write and share insightful tips. Follow my Instagram @alekleak to know more or contact me on kurniawanalek17@gmail.com for content partnership. I'll see you soon!

One thought on “Teknologi Smart Water dari Schneider Electric untuk Efisiensi Pengelolaan Air

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: